Kamis, 29 Desember 2016

Tonggak-tonggak Sejarah Bimbingan Modern

1879: Laboratorium psikologi pertama dibangun oleh Wilhelm Wundt di Jerman

1883: G. Stanley Hall berinisiatif melakukan studi tentang anak di laboratorium psikologi di Universitas Hopkins.

1890: Sigmund Freud menggunakan psikoanalisis untuk mengobati mental.

1895: George Meril mengembangkan program bimbingan vokasional pertama di San Fransisco.

1898: JessebB. Davis mulai bekerja sebagai seorang Konselor pada sekolah Menengah Atas di Detroit.

1905: Albert Binet dan Theophile Simon menyusun dan menstandardisasikan tes kecerdasan umum pertama di Paris.

1906: Eli W. Weaver, seorang kepala sekolah di Brooklyn menulis buku “Choosing a Career.”

1908: Frank Parsons mendirikan Biro Vokasional di Boston, dan menulis buku “Choosing a Vocation.”

1909: Clifford Beers menulis “ A Mind That Found Itself,” sebagai faktor utama yang mempengaruhi lahirnya gerakan mental hygiene.

1910: Konferensi bimbingan vokasional nasional pertama diselenggarakan di Boston.

1913: Asosiasi Bimbingan Vokasional Nasional didirikan di Grand Rapids Michigan.

1917: The Smith-Hughes Act memberikan dana federal pertama untuk membiayai program bimbingan vokasional.

1917: Tes kemampuan mental kelompok verbal dan non verbal dikembangkan oleh Angkatan Bersenjata yang digunakan dalam melakukan screening calon tentara.

1927: The Strong Vocational Interest Blank dipublikasikan.

1929: The George-Reed Act memberikan dukungan federal untik pendidikan vokasional.

1932: John Brewer mempublikasikan buku “ Education as Guidence.”

1934: The George-Ellzy Act melanjutkan pemberian dukungan dana federal untuk pendidikan vokasional.

1935: The Works Progress Administration didirikan untuk memberikan layanan Konseling dan lenempatan bagi para generasi muda.

1936: The George-Deen Act melanjutkan pemberian dana untuk pendidikan vokasional.

1938: The U.S. Office of Education memberikan layanan informasi pekerjaan.

1939: E.G. Williamson mendeskripsikan pendekatan “ Trait and Factor” konseling dalam bukunya “How to Counsel Students.”

1942: Carl Rogers mempublikasikan “Counseling and Psychotherapy” dan mulai melakukan gerakan konseling ke arah “Client-centered therapy.”

1951: The American Personnel and Guidence Association (APGA)

1952: The American School Counselor Association didirikan, dan menjadi salah satu Divisi APGA pada tahun 1953.

1953: B.F. Skinner menulis “ Science and Human Behavior.”

1954: The Office of Vocational Rehabilitation didirikan.

1957: APGA menyusun the American Board of Professional Standards” dalam bimbingan vokasional.

1957: Donald Super mempublikasikan “The Psychology of Career” yang mempunyai pengaruh besar terhadap gerakan perkembangan karir lada tahun-tahun berikutnya.

1958: The National Defense Education Act memberikan dana untuk kegiatan pelatihan para konselor sekolah.

1961: The Association for Supervision and Curriculum Development mempublikasikan “ Perceiving, Behaving, Becoming” dengan mendapat kontribusi pemikiran dari Carl Rogers, Early Kelley, Art Combs, dan A.H. Maslow.

1962: C. Gilbert Wrenn menulis “ The Counselor in a Changing World.”

1963:  The Manpower Development and training and The Vocational Education Acts telah dilakukan.

1964: Amended NDEA melanjutkan pemberian dana bagi pelatihan konselor.

1971: Comissioner of Education Sydney Marland menekankan tentang pentingnya perencanaan dan pendidikan karir.

1976: Unit Administrasi untuk Bimbingan dan Konseling  telah didirikan di US Office of Education.

1978: The State of Virginia memberikan izin praktek kepada konselor.

Daftar Pustaka:
Yusuf, Syamsu.(2012). Landasan Bimbingan dan Konseling.Bandung: Remaja Rosdakarya

Arti Kesabaran dan Ketulusan

Bismillahirrahmaanirrahiim,

Allah Ta’ala berfirman:
يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا اصْبِرُوا وَصَابِرُوا وَرَابِطُوا وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

“Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kalian dan kuatkanlah kesabaran kalian dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negeri kalian) dan bertakwalah kepada Allah supaya kalian beruntung.” (Aali ‘Imraan:200)

Makna sabar adalah menahan atau memenjarakan yang ditegaskan dengan perintah   Zaid bin Aslam menafsirakn bersabar akan musuh- musuh agama. Al hasan menafsirkan bersabar dalam kewajiban shalat yang lima waktu. Menahan diri dari syahwat karena syahwat akan tanggalkan dengan bersabar. Atha dan Al Qurazhi menafsirkan bersabar akan semua yang telah di janjikan : Janganlah berputus asa dan tunggulah saat datangnya kesenangan dan kebahagiaan. Kesimpulan yang buisa kita petik dari ayat ini adalah bahwa sabar tidak mengenal batas. Sabar diperlukan dalam berbagai aktivitas. Jika seseorang tidak mempunyai rasa sabar tentu hidupnya merasa gelisah dan cenderung terburu-buru dalam hal apapun. Jikalau terkena musibah maka orang tersebut akan mengeluh, menghujat bahkan menjadi temprament. Mengenai tentang sabar, saya teringat dengan suatu film yang beejudul “Children of Heaven”. Film yang berasal dari Iran ini mengajarkan kita bahwa kesabaran tidak mengenal batas. Hal ini bermula ketika Ali (Ali (Amir Farrokh Hashemian) menghilangkan sepatu adiknya, Zahra (Behare Seddiqi) di pasar. Mereka terlahir dari keluarga yang kurang dalam hal ekonomi. Karena tidak ingin menyusahkan orang tuanya, keduanya meemutuskan untuk bergantian sepatu. Zahra memiliki jadwal sekolah pada pagi hari untuk itu, Zahra harus berlari cepat karena kakaknya sudah menunggu di sudut gang mendapat giliran sepatu. Ritme ini dilakukan oleh kakak beradik ini setiap harinya.

Sebenarnya mereka sudah menemukan sepatu tersebut. Zahra yakin bahwa sepatunya berada di tangan adik kelasnya. Namun saat infin memintanya kembali mereka terkejutbkarena orang tua dari anak tersebut buta. Merasa tidak enak, kakak beradik ini memutuskan untuk mengikhlaskannya.
Tak lama, Ali dipertemukan dengan sebuah kompetensi lari. Jauh kompetensi dimulai, Ali ingin menjadi juara ketiga karena hadiahnya yaitu sepasang sepatu. Namun hasilnya mengejutkan, Ali mendapat juara pertama dan hadiah yang didapatkan sebuah piala. Ali sedih dan kecewa sebab dia tidak mendapat juara tiga dan tidak mendapat hadiah sepatu. Ali bermaksud memberikan sepatunya untuk adiknya maka dar out Ali sangat ingin menjadi juara ketiga. Sedih lantaran tidak memiliki sepatu, ayahnya membelikan sepatu untuk  adiknya.


Setelah memaparkan isi dari film ini kita busa pelajari bahwa kesabaran sangat dibutuhkan dalam segala aspek. Ini dibuktikan dari sikap Zahra yang tidak marah saat kakaknya menghilangkan sepatunya. Tak hanya itu, sikap pengorbanan sangat terasa dalam film ini. Mereka merelakan sepatunya kepada orang yang lebih membutuhkan. Dengan seusianya jarang sekali ada yang melakukan hal seperti itu. Mereka memilikk jiwa yang besar dan berhati mulia. Padahal, mereka dalam kondisi ekonomi yang sulit tapi hatinya yang besar menuntun mereka dalam hal kebaikan.


Allah SWT tidak membutuhkan pengorbanan dari hambanya namun kita bisa mengambil manfaat dari pengorbanan tersebut. Pengorbanan yang kita lakukan bisa dalam berbagai bentuk mulai dari harta, waktu, tenaga, bahkan nyawa sekalipun.

Tokoh Ali dan Zahra merupakan contoh bahwa kemiskinan bukan halangan untuk selalu berbuat kebaikan. Mereka sama sekali tidak mengeluh sampai-sampai rela bergantian sepatu setiap harinya. Merela lebih memilih bergantian sepatu dibandingkan harus meminta sepatunya kembali dari adik kelas Zahra. Film ini mengajarkan banyak hal positif dan menjadi tauladan untuk anak-anak yang menontonnya. Untuk itu biasakan kepada anak-anak mngenai nilai-nilai kesabaran serta ketulusan sejak dini agar anak tidak memiliki sifat temprament, arogant ataupun tidak sabaran.

Dubai oh Dubai..


A. Tentang Dubai

Dubai (dalam bahasa Arab: دبيّ, Dubaīy) adalah satu dari tujuh emirat dan kota terpadat di Uni Emirat Arab (UEA). Terletak di sepanjang pantai selatan Teluk Persia diJazirah Arab. Kotamadya Dubai kadang-kadang disebut Kota Dubai untuk membedakannya dari emirat.


Dokumen tertulis menyatakan keberadaan kota ini selama 150 tahun sebelum pembentukan UEA. Dubai berbagi kekuasaanhukum, politik, militer dan ekonomi dengan emirat lain dalam lingkaran federal, meskipun setiap emirat memiliki yurisdiksi terhadap beberapa kekuasaan seperti penegakan hukum sipil dan pemantauan dan pembaharuan fasilitas lokal. Dubai memiliki populasi terbesar dan merupakan emirat terbesar kedua menurut luasnya, setelah Abu Dhabi.[5] Dubai dan Abu Dhabi adalah satu-satunya dua emirat yang memiliki hak vetoterhadap masalah kritis kepentingan nasional dalam Dewan Nasional Federal negara itu.[6]Dubai telah dipimpin oleh dinasti Al Maktoumsejak 1833. Pemimpinnnya saat ini,Mohammed bin Rashid Al Maktoum, juga menjabat sebagai Perdana Menteri dan Wakil Presiden UEA.

Tempat-tempat favorit di Dubai

The Dubai Fountain, The Dancing Water Fountain


Obyek  wisata Air Mancur Dubai menjadi salah satu obyek wisata favorit para wisatawan dunia. Dengan luas 30 hektar, tidak heran kalau air mancur ini kemudian diketahui sebagai dancing fountain paling besar yang ada di dunia yang didesain dengan posisi tepat di atas Burj Khalifa. Air yang diluncurkan oleh air mancur ini 500 kaki tingginya dan memang bisa disetarakan dengan gedung yang berlantai 50 apalagi dengan panjangnya juga yang dibangun 900 kaki ditambah 2 pusat pancuran dan 5 lingkaran yang beragam ukurannya.

Aksi air mancur ini bisa ditonton setiap hari dan lebih apiknya lagi adalah adanya tambahan beberapa cahaya spektakuler yang dipancarkan di waktu tertentu serta lagu-lagu indah yang enak didengar turut mengiringi indahnya pancuran air tersebut. Untuk jadwal dari aksi air mancur itu sendiri bisa disaksikan pada jam 1 siang untuk pertunjukan pertama, lalu untuk pertunjukan yang kedua adalah pada jam setengah 2 siang. Pengecualian untuk hari Jumat karena untuk pertunjukan pertama diadakan pada jam setengah 2 siang, dan pertunjukan keduanya bisa disaksikan pada jam 2 siang. Jadwal sebelumnya adalah untuk pertunjukan siang hari, dan rupanya masih ada pertunjukan di sore harinya yang dibagi menjadi dua jadwal. Yang pertama adalah hari Minggu hingga Rabu pada jam 6 sore sampai 11 malam, lalu yang kedua adalah dari hari Kamis hingga Sabtu dengan jam pertunjukan dari jam 6 sore sampai setengah 12 malam. Tidak perlu khawatir tentang biaya tiket masuk karena pengunjung sama sekali tidak dikenakan biaya berapapun.

Burj Khalifa


Bangunan atau obyek wisata ini juga termasuk di dalam daftar tempat wisata paling mengagumkan di Dubai. Dibangun oleh seorang arsitek jenius nan luar biasa, kini bangunan menara ini menjadi yang paling tinggi di dunia. Menariknya lagi adalah bahwa menara ini dibangun di tengah padang pasir yang tentunya sangat tidak mudah sebab adanya angin bisa menghambat proses konstruksi.
Spot paling tepat dan paling diincar oleh para wisatawan adalah bagian puncaknya di mana dari tempat itulah orang-orang bisa menikmati pemandangan luar biasa akan kota Dubai. Untuk menuju puncaknya, wisatawan bisa memulainya dari lantai bawah yang kita kenal dengan Dubai Mall, dan dalam perjalanannya, akan ada presentasi lewat multimedia yang bisa disaksikan dan dinikmati oleh pengunjung tentang Dubai dan sejarahnya, dan tidak lupa tentang Burj Khalifa sendiri.

Untuk tiket dan biayanya dibagi menjadi beberapa tipe yang bisa dipesan lebih dulu.
Jadwal non-prime hours di puncak level 124 – Untuk pengunjung dengan usia di atas 12 tahun dikenakan biaya AED 125 atau sekitar Rp 473 ribu, sementara untuk anak-anak dengan usia 4-12 tahun dikenakan biaya AED 95 atau sekitar Rp 400 ribu.

Jadwal non-prime hours di puncak 125+148 – Untuk pengunjung dengan usia 12 tahun ke atas dan anak-anak berusia 4-12 tahun akan sama-sama dikenakan biaya AED 350 atau sekitar Rp 1,3 juta per pengunjung.

Jadwal prime hours di puncak level 124 – Untuk pengunjung usia 12 tahun ke atas dikenakan biaya AED 200 atau sekitar Rp 750 ribu, sementara anak-anak antara 4-12 tahun dikenakan biaya AED 160 atau sekitar Rp 605 ribu.

Jadwal prime hours di puncak level 125+148 – Untuk pengunjung usia 12 tahun ke atas serta anak-anak yang berusia antara 4-12 tahun sama-sama harus merogoh kocek sebesar AED 500 atau sekitar Rp 1,9 jutaan.

Untuk pengunjung anak-anak di bawah 4 tahun tidak dikenakan biaya alias gratis.

Dubai Mall


Tempat terluas untuk shopping yang ada di Dubai dan sangat patut untuk dikunjungi adalah Dubai Mall. Sebagai salah satu mall paling besar yang ada di dunia, tentu tempat ini merupakan surga dunia bagi para wisatawan yang hobi belanja. Di dalam mall ini butik-butik yang paling populer di dunia ada untuk melayani keinginan Anda. Tenang saja, barang-barang bermerk tersebut tidak selalu mahal karena ketika datang di saat yang tepat, yaitu Dubai Shopping Festival, karena inilah momen tepat untuk mendapatkan diskon di sana-sini.

Di tengah-tengah interiornya terdapat sebuah akuarium yang berukuran sangat besar dan ada beragam makhluk laut yang menghuni akuarium tersebut, termasuk pari manta dan juga hiu. Selain dari adanya kebun binatang laut, di dalam Dubai Mall yang besar ini juga tidak ketinggalan ring es yang menyediakan kapasitas hingga 2.000 orang untuk masuk dan menikmati ice-skating. Makin komplit saja mall satu ini dengan kehadiran toko permen terbesar di dunia yang mulai ada di tahun 2009.

source:
tempatwisataunik.com
m.wikipedia.org

NIKMAT TUHANMU YANG MANAKAH YANG KAMU DUSTAKAN?



Surga dan Neraka pun Rizki yang Kita Minta 💗🙌

Sebagian kita menyangka bahwa rizki hanyalah berputar pada harta dan makanan. Setiap meminta dalam do’a mungkin saja kita berpikiran seperti itu.

Perlu kita ketahui bahwa rizki yang paling besar yang Allah berikan pada hamba-Nya adalah surga (jannah). Inilah yang Allah janjikan pada hamba-hamba-Nya yang sholeh.

Surga adalah nikmat dan rizki yang tidak pernah disaksikan oleh mata, tidak pernah didengar oleh telinga, dan tidak pernah tergambarkan dalam benak pikiran.

Setiap rizki yang Allah sebutkan bagi hamba-hamba-Nya, maka umumnya yang dimaksudkan adalah surga itu sendiri. Hal ini sebagaimana maksud dari firman Allah Ta’ala,

لِيَجْزِيَ الَّذِينَ آَمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ أُولَئِكَ لَهُمْ مَغْفِرَةٌ وَرِزْقٌ كَرِيمٌ

“Supaya Allah memberi Balasan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh. mereka itu adalah orang-orang yang baginya ampunan dan rezki yang mulia.” (QS. Saba’: 4)

وَمَنْ يُؤْمِنْ بِاللهِ وَيَعْمَلْ صَالِحًا يُدْخِلْهُ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا أَبَدًا قَدْ أَحْسَنَ اللهُ لَهُ رِزْقًا

“Dan barangsiapa beriman kepada Allah dan mengerjakan amal yang saleh niscaya Allah akan memasukkannya ke dalam surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Sesungguhnya Allah memberikan rezki yang baik kepadanya.” (QS. Ath Tholaq: 11)

Teruslah bersyukur atas nikmat dan rizki yang Allah beri, apa pun itu meskipun sedikit. Yang namanya bersyukur adalah dengan meninggalkan maksiat dan selalu taat pada Allah.

Abu Hazim mengatakan, “Setiap nikmat yang tidak digunakan untuk mendekatkan diri pada Allah, itu hanyalah musibah.” Mukhollad bin Al Husain mengatakan, “Syukur adalah dengan meninggalkan maksiat.” (‘Iddatush Shobirin, hal. 49, Mawqi’ Al Waroq).

Dalam surat Ar-Rahman Allah SWT berfirman,
فَبِأَيِّ آلاءِ رَبِّكُما تُكَذِّبان
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan.
Ayat ini banyak dotemukan dalam surat ini seperti ayat 13, 16, 18, 21, 23, 25, 30, 32, 34, 36, 38, 40,42, 45, 47, 49, 51, 53, 55, 57, 59, 61, 63, 65, 67, 69, 71, 73, 75,77. Jadi, semuanya berjumlah 31 ayat yang menjelaskan tentang ayat ini.  Berulang Allah SWT mengulang ayat ini seakan memberikan sinyal khususnya kepada diri saya untuk selalu bersyukur. Manusia sering kali lupa akan nikmat-Nya. Yang kita tau nikmat hanya berhubungan dengan hartadan hal-hal yang yang berbau kesenangan. Padahal nikmat Allah sWT tidak terbatas dan luas cakupannya. Di setiap helaan nafas pada siang hari maupun malam itu sudah termasuk nikmat yang Allah SWT berikan tapi, kita selalu melupakannya. Jika kita diberikan musibah atau cobaan mallah kita hanya bisa mencaci maki, menghujat dan menyalahkan bahwa Allah SWT tidak adil. Masya Allah..
 Lalu bagaimana cara kita untuk bersyukur? Yaitu, dengan menambah keimanan kita, menaati perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Beribadah kepada Allah SWT dan menjauhi diri dari segala maksiat. Celakalah bagi orang yang kufur akan nikmat dan berbahagialah orang yang selau bersyukur. Karena dengan bersyukur Allah SWT akan menambahkan nikmat-Nya.

Menerapkan Al-Quran merupakan Wujud Ketakwaan


Ketakwaan Individu ini adalah salah satu pilar penting membangun kehidupan yang diridhai Allah SWT dengan menjalankan syariah Islam dalam seluruh aspek kehidupan. Bukankah yang pertama  dibangun oleh Rasulullah saw adalah membangun ketakwaan?
Rasulullah tidak pernah henti-hentinya membangun ketakwaan individu. Beliau juga membangun ketakwaan individu yang bersifat komunal, yakni ketakwaan dalam seluruh sendi kehidupan. Ketkwaan harus ada dimanapun kita menegrjakan amal apapun dalam kehidupan sehari-hari. Salah satunya ialah dengan mencintai Al-Quran.


Akhir-akhir ini terlihat kepedulian kaum Muslim terhadap Al-AQur’an semakin besar. Namun sayang, kepedulian ini hanya sebatas membaca dan menghafalnya. Adapun aspek politiknya, nyaris tidak tersentuh kecuali oleh sebagian kecil dari umat ini. Aspek politik dari Al-Quran yang dimaksud ialah sebagai sumber hukum dan undang-undang dalam kehidupan. Selama ini Al-Quram hanya hadir di Masjid,  majelis, pengajian, pesantren dan sejenisnya. Padahal, pembahasan yang adavdalam Ak-Qur’an sangatlah luas mencakup masalah sosial, pendidikan, ekonomi, sanksi, hukum hingga tata pemerintahan. Namun, apa yang kita rasakan sekarang ini Al Quran seperti tidak  hadir dalam kehidupan sehari-hari.

Karena itu sebagai makhluk yang telah dimuliakan oleh Allah SWT dengan Al-Quran, kita juga harus mewujudkan  kepedulian terhadap Al-Quran dengan cara menerapkan hukum-hukumnya dalam kehidupan. Bukan berarti hendak memaksakan kepada siapapun, hanya saja dari sisi umat Islam sudah sepatutnya kita memahami kembali ayat demi ayat, lembar demi lembar yang ada dalam Al-Quran. Segala masalah dapat diselesaikan asalkan mau untuk “membaca” Al-Quran. Hikmah yang didapatkan pun banyak seperti ketenangan hati dan yang paling penting yaitu mendapat pahala dan Ridha dari Allah SWT. Amiin..

7 hal yang membuatmu mirip dengan orang tua mu

Pernah mendengar peribahasa ‘buah jatuh tidak jauh dari pohonnya’? Banyak yang mengatakan bahwa biasanya, sifat seorang anak itu gak akan jauh-jauh dari orangtua. Hal yang sama mungkin juga terjadi denganmu. Coba deh perhatikan lebih lanjut, ada gak sih kebiasaanmu yang mirip dengan kedua orangtua? Contohnya tujuh hal di bawah ini:

1. Mereka yang hobi membaca mengaku banyak terpengaruh oleh orangtua


Bill Gates, technopreneur terkenal asal Amerika, dikenal sebagai seorang penggila buku. Tak terhitung banyaknya buku yang ia baca setiap minggunya mengenai berbagai topik. Bill Gates mengaku bahwa hobi membacanya tersebut terpengaruh oleh orangtuanya, yang sejak kecil membiasakannya untuk rutin membaca dan membelikan berbagai macam buku.
Yap! Awalnya saya kurang suka membaca, tetapi orang tua saya selalu membiasakan untuk “ pegang” buku.  Mau dibaca atu engga yang penting pegang buku. *hehe 😆
Seiring berjalannya waktu, berawal hanya pegang buku, sekarang saya beneran suka baca buku.

2. Hal yang sama juga terjadi dengan anak yang hobi berolahraga



Saat kita kecil, olahraga bukanlah kegiatan yang dapat kita sukai dengan mudah. Namun karena melihat orangtua yang sering melakukannya, tanpa sadar kita pun terpengaruh untuk mendalami kegiatan yang sama. Aktris Nadine Chandrawinata mengaku kecintaannya terhadap olahraga berawal dari melihat sang ayah yang rajin berolahraga. Hal yang sama juga terjadi pada kecintaannya akan traveling. Wah, like father like daughter!
3. Apakah kamu dan orangtua memiliki kebiasaan makan yang sama?

Ternyata, kebiasaan makan yang kita punya juga bisa terpengaruh oleh orangtua, lho! Misalnya sama-sama tidak suka pedas, atau sama-sama menerapkan pola makan yang sehat. Hal ini disebabkan orangtua umumnya akan memilihkan atau memasak makanan sesuai selera mereka untuk sang anak.  Anak akaan memeiliki selera yang sama dengan orang tuanya terutama pada ibu karena ibu memasak makanannya sehari-hari. Hmm, wajar saja.

4. Sering terjadi, kita memiliki selera yang sama saat membeli barang
 

Nah, yang satu ini rasanya paling sering dialami. Sadar gak sih, kalau terkadang selera barang yang kita beli itu sering mirip dengan orangtua kita? Misalnya saat membeli aksesoris, tas, ataupun sepatu. Hal ini cukup menguntungkan, pasalnya kita jadi bisa belanja bersama dengan orangtua, tanpa harus pusing menentukan tempat belanja yang cocok untuk kita dan mereka. Dengan begitu kita merasa lebih leluasa dan enjoy saat belanja denga orang tuankita dibandingkan dengan orang lain.


5. Kecintaan akan musik juga bisa menurun kepada anak



Sudah banyak contoh yang membuktikan bahwa kemampuan bermusik orangtua dapat menurun ke anaknya. Contohnya bisa kita lihat pada aktris dan penyanyi Eva Celia. Terlahir di keluarga pecinta musik di mana sang ayah berprofesi sebagai seorang musisi, hal tersebut menjadikan Eva juga tertarik pada musik dan memutuskan untuk menggeluti bidang yang sama. Kevin Aprilio yang juga mencibtai dunia musik yang diturunkan oleh sang ayah, yaitu Addie MS.  Hal ini dibuktikan saat Kevin yang dulu pernah mebuat grup band Viera dan girl band Princess. Menarik, ya.

6. Gak cuma itu, kebiasaan buruk dari orangtua juga bisa ‘diwariskan’ ke sang anak

“Kamu itu ceroboh ya, mirip ayahmu”
“Galaknya itu bikin ingat sama ibunya”
Omongan seperti di atas sudah sering kita dengar dari orang-orang di sekitar kita. Percaya atau tidak, banyak yang merasa bahwa kebiasaan buruk yang mereka miliki itu memiliki kemiripan dengan orangtua mereka. Kamu percaya tidak nih?

7. Kecenderungan dalam memilih pasangan mengikuti orangtua kita



Ngaku deh, siapa di sini yang sering berpikir untuk mencari pasangan yang mirip dengan ayah atau ibu kita? Meski gak disadari, ternyata banyak orang menerapkan hal ini ke dalam diri mereka, lho. Misalnya, seorang anak perempuan akan mengikuti cara ibunya untuk mencari pasangan, agar bisa menemukan yang menyerupai ayahnya. Begitupun dengan anak laki-laki. Bagaimana denganmu?
Nah, itulah 7 hal yang mungkin merupakan kebiasaan turunan dari orangtua kita. Apabila kamu memiliki kemiripan sifat atau kebiasaan dengan kedua orangtua, sikapi saja dengan santai. Hal itu menandakan bahwa banyak kesempatan bagi kalian untuk menjadi kompak, misalnya dengan berbelanja bersama mencari sepatu ataupun  yang diinginkan. Seru, bukan?

Sourc: IDNtimes.com

Keluarga akan selalu menjadi keluarga



Keluarga adalah tempat kita dilahirkan. Keluarga adalah tempat dimana kita berasal. Keluarga adalah anugerah terindah bagi kita semua. Keluarga menjadikan kita berharga, keluarga menjadi pangkat kita bernilai bahkan karena keluarga, ada nilai dari setiap gerak kehidupan kita. Bagaimanapun kondisi kita keluarga akan selalu menampung kita dan berdiri di samping kita.
Berbicara tentang keluarga, saya teringat dengan salah satu film animasi berasal dari negeri Paman Sam yaitu, Legends of the Guardians: The Owl of Ga’hoole. Film ini diadaptasi dari novel serial karya Katherine Laskyini mengajarkan pelajaran pentingdari arti sebuah keluarga.



Film yang disutradarai oleh Zack Snyder ini menceritakan kisah petualangan antara kak beradik, Kludd dan Soren. Soren selalu ingin menjadi anggota kelompok prajurit bersayap yang telah terlibat dallam sebuah pertempuran untuk menyelamatkan semua burung hantudari kawanan jahat yang dikenal dengan sebutan Pure Ones.  Namun kakak Soren, Kludd meragukan mimpi adiknya. Bahkan Kludd cenderung cemburu kepada Soren. Tak disangka Kludd mempunyai rencana konyol untuk mengajak Soren terbang jauh daribrumahnya. Padahal jika hal ini diketahui oleh ayah mereka, beliau pasti sangat marah.

Akhirnya Soren menuruti ajakan kakaknya. Tak jauh dari rumahnya, mereka ditemukan oleh sekelompok burung jahat. Ternyata kelompok tersebut adalah Pure Ones. Keduanya dibawa ke sebuah tempat yang bernama St. Aegolius Academy yang merupakan sebuah panti yatim piatu bagi burung hantu yang terlantar. Di luar dugaan pula, sejak lama tempat itu dijadikam seperti layaknya ‘pencucian otak’. Caranya dengan menutup mata pada bulan purnama tib seketika itu pula mereka berubah menjadi lebih patuh terhadap peraturan ketua Pure Ones yang jahat.

Mengetahui hal ini, Soren ingin berusaha melarikan diri. Berbeda dengan Kludd yang justru ‘betah”  di tempat ini. Soren berusahaeyakinkan kakaknya dan mengatakan isi dari Pure Ones yang sebenarnya. Tetapi Kludd sudah terlanjur terbuai dengan janji kepahlawanan yang diberikan oleh Sang Ketua. Lebih parahnya lagi, Kludd menyerahkan Soren beserta adik bungsu mereka, Egglantine untuk dijadikan korban ‘pencucian otak’.
Hanya karena demi harta, jabatan dan kekuasaan seseorang rela mengorbankan anggota keluarganya sendiri. Seperti yang kita ketahui keluarga merupakan harta yang tak ternilai harganya. Sikap Kludd mencerminkan haus akan jabatan sehingga tega mengorbankan angglta keluarganya sendiri. Cara apapun akan Kludd tempuh demi mendapatkan posisi tersebut. Hal ini juga sama saja menghalalkan segala cara.
Kekayaan dan kekuasaan penting bagi Seorang Muslim, lebih dikarenakan untuk membiayai dan mendukung Jihad Fi Sabilllah (Berjuang di Jalan Allah) dan menjadi senjata untuk menundukkan kejahiliyiahan, bukan untuk kepentingan pribadi, keluarga, ataupun golongan tetapi lebih untuk kepentingan dan Kemaslahatan seluruh ummat Islam di manapun berada. Karena antara seorang muslim dengan muslim yang lain adalah bersaudara. Seorang muslim harus tampil sebagai sosok figur yang terbaik dalam segala sudut kehidupan (Kuntum Khairu Ummah). Jangan sampai keluarga sendiri kita korbankan hanya demi sebuah kekayaan, harta, jabatan maupun kekuasaan. Karena keluarga tidak bisa tergantikan oleh apapun dan jangan pernah pula kita melantarkan keluarga dalam arti mengacuhkan peran keluarga itu sendiri. Baanyapelajaran yang didapatkan dari keluarga karena keluarga merupakan sekolah pertama dalam suatu perkembangan individu.
Saat tak terasa menulis blog, saya menemukan puisi sederhana namun penuh dengan makna. Berikut puisi Rindu Keluarga karya Zulfikar Aldian.

Rindu Keluarga
Oleh: Zulfikar Aldian

Selalu bercanda tawa..
Bersama-sama dalam kehangatan..
Tersenyum penuh ceria..
Sebuah keluarga yang bahagia..

Teringat akan mereka..
Hanya bermain dalam ingatan..
Menghayal yang pernah dilakukan
Ku rindu akan mereka..

Tangan yang selalu kugenggam..
Kini begitu jauh..
Tangan yang selalu ingin memeluk..
Kini begitu sulit kuraih..

Entah sampai kapan akan terpisah..
Musim selalu berganti..
Tetapi masih disini sendiri..
Namun ku tetap bersabar..
Hingga kepulangganku tiba..